Pancasila·Index
Presiden

Presiden Prabowo Subianto (berjalan)

2024–kini · reformasi

Prabowo Subianto (Presiden Republik Indonesia) · Gibran Rakabuming Raka (Wakil Presiden)

Indeks draf
39
skala 0–100 · 50 = netral
cakupan 100% dari 12 dimensi rubrik v1.0.0
1 penilaian · status: draf belum dikurasi
Sila 1 50Sila 2 25Sila 3 50Sila 4 25Sila 5 75

Skor per grup

Lima Sila Pancasila45/100 · cakupan 100%
Empat Tujuan Bernegara (Pembukaan alinea IV)42/100 · cakupan 100%
Norma Struktural UUD 194524/100 · cakupan 100%

Rincian dimensi & bukti

50Ketuhanan Yang Maha Esakeyakinan 30%

Sejauh mana tindakan lembaga memperkuat jaminan kebebasan beragama dan hubungan negara-agama yang adil bagi seluruh warga?

Periode masih berjalan; belum ada kebijakan agama-negara signifikan yang tercatat.

25Kemanusiaan yang Adil dan Beradabkeyakinan 30%

Sejauh mana HAM dihormati dan dilindungi, termasuk akuntabilitas pelanggaran HAM masa lalu serta pemulihan korban?

Komnas HAM mencatat korban jiwa dan kekerasan aparat pada aksi nasional Agustus 2025.

Peristiwa terkait: Gelombang protes nasional Agustus 2025
50Persatuan Indonesiakeyakinan 30%

Apakah tindakan lembaga memperkuat persatuan dalam kebinekaan - antarwilayah, suku, budaya, dan keyakinan?

Data periode berjalan belum cukup untuk menilai arah integrasi nasional.

25Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilankeyakinan 35%

Sejauh mana demokrasi konstitusional berjalan: integritas pemilu, kebebasan sipil dan pers, serta partisipasi publik dalam kebijakan?

Respons represif terhadap aksi damai dan dinamika politik yang menyempitkan oposisi dicatat luas.

Peristiwa terkait: Gelombang protes nasional Agustus 2025
75Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesiakeyakinan 35%

Apakah kebijakan ekonomi memperluas keadilan distributif sesuai Pasal 33-34: kesejahteraan merata, bukan menumpuk pada segelintir elite?

Makan Bergizi Gratis menjadi program kesejahteraan anak paling ambisius dalam sejarah republik.

Peristiwa terkait: Program Makan Bergizi Gratis dimulai
50Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesiakeyakinan 30%

Sejauh mana negara melindungi warga dan wilayah - dari ancaman militer, bencana, hingga kejahatan - secara proporsional dan tidak represif?

Arah perlindungan warga belum dapat dinilai tegas pada periode berjalan.

50Memajukan kesejahteraan umumkeyakinan 30%

Apakah kebijakan fiskal dan layanan dasar benar-benar memajukan kesejahteraan umum, bukan kesejahteraan kroni?

MBG baru berjalan beberapa bulan dan belum terukur dampaknya. Prioritas anggaran MBG memangkas pos riset dan pendidikan tinggi lainnya. Terlalu prematur untuk menilai positif.

50Mencerdaskan kehidupan bangsakeyakinan 30%

Sejauh mana akses pendidikan, mutu pembelajaran, serta budaya dan iptek benar-benar dicerdaskan?

Program gizi sekolah adalah fondasi kesehatan, bukan program pencerdasan pendidikan langsung. Dampak terhadap mutu pembelajaran belum terukur sama sekali.

25Ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosialkeyakinan 35%

Apakah politik luar negeri bebas-aktif dan kontribusi pada perdamaian serta keadilan global dijalankan sungguh-sungguh?

Bergabung ke Board of Peace pimpinan Trump - yang kelak diduduki juga Israel - dinilai banyak ahli sebagai melanggengkan penjajahan Gaza dan mengkhianati politik bebas-aktif serta kewajiban konstitusi membebaskan Palestina; klaim pemerintah bahwa ia mendorong dua negara dari dalam belum terbuktikan efektif.

Peristiwa terkait: Indonesia bergabung ke Board of Peace Gaza pimpinan Trump · Indonesia resmi anggota penuh BRICS
25Indonesia adalah negara hukum (Pasal 1 ayat 3)keyakinan 30%

Apakah kekuasaan dijalankan berdasarkan hukum, setiap orang sama di depan hukum, dan penegakan hukumnya non-selektif?

Danantara berdiri di luar struktur akuntabilitas BUMN biasa sehingga kontrol publik dipertanyakan.

Peristiwa terkait: UU Badan Pengelola Investasi Danantara
0Saling pengawasan antarlembaga (checks and balances)keyakinan 35%

Apakah relasi eksekutif-legislatif-yudikatif berlangsung sehat: saling mengawasi, menghormati putusan, dan transparan?

Koalisi super 80%+ kursi DPR menghapus oposisi parlemen efektif. Danantara berdiri di luar struktur akuntabilitas BUMN biasa. Tidak ada satu pun mekanisme checks and balances yang berfungsi nyata terhadap konsolidasi kekuasaan eksekutif-legislatif.

50Kedaulatan di tangan rakyat (Pasal 1 ayat 2)keyakinan 30%

Apakah legitimasi dan kebijakan mencerminkan kehendak rakyat melalui mekanisme konstitusional yang jujur?

Legitimasi elektoral sah; kualitas representasi masih dalam proses penilaian.

🌐Konteks Independen Global (Enrichment)

Indikator Integritas & Tata Kelola Independen (2024Kini)

Tolok ukur independen pihak ketiga berbasis data keras (hard data) dan riset akademik internasional. Dirancang untuk menguji validitas fakta di lapangan tanpa bergantung pada survei kepatuhan internal birokrasi yang rentan bias seremonial (“Asal Bapak Senang”).

⚖️Metrik Kesenjangan Fakta vs Klaim

Bandingkan skor independen ini dengan fakta hukum di peristiwa era ini.

7 dari 13 angka belum tertelusur

Angka bertanda garis putus-putus belum bisa dilacak ke penerbitnya. Jangan dikutip sebagai fakta.

Hard Data (Bebas Survei ASN)Sumber ↗
Belum terverifikasi

Index of Public Integrity (IPI)

European Research Centre for Anti-Corruption and State-Building (ERCAS)

Mengukur kapasitas objektif masyarakat dalam mengontrol korupsi berbasis data keras: Independensi Peradilan (Judicial Independence), Beban Administrasi (Administrative Burden), Keterbukaan Perdagangan, Transparansi Anggaran, Layanan Publik Digital (E-Services), dan Kebebasan Pers.

Skor Terkini6.6 / 1.0
2021: 6.65?2023: 6.58?
Analisis Kesenjangan:Data IPI menunjukkan tren penurunan kapasitas kontrol korupsi riil sejak 2019, sangat kontras dengan laporan internal instansi pemerintah yang rata-rata mengklaim kepatuhan Zona Integritas dan Reformasi Birokrasi di atas 85%.
Survei Masyarakat Sipil & AdvokatSumber ↗
Sebagian terverifikasi

WJP Rule of Law Index

World Justice Project (WJP)

Mengukur 8 faktor supremasi hukum dari survei independen masyarakat umum dan praktisi hukum: Pembatasan Kekuasaan Pemerintah, Ketiadaan Korupsi, Keterbukaan Pemerintah, Hak-Hak Dasar, Ketertiban & Keamanan, Penegakan Regulasi, Keadilan Perdata, dan Keadilan Pidana.

Rata-rata Era (2024–2026)0.52 / 0.00
2024: 0.52?2025: #69
Analisis Kesenjangan:Skor faktor 'Pembatasan Kekuasaan Pemerintah' (Constraints on Government Powers) dan 'Keadilan Pidana' stagnan di level rendah (~0.48-0.50), membuktikan bahwa deklarasi formal WBK/WBBM di peradilan belum mengubah persepsi masyarakat atas praktik impunitas dan intervensi politik.
Double-Blind Expert CodedSumber ↗
Sebagian terverifikasi

V-Dem Liberal Democracy Index (LDI)

Varieties of Democracy (V-Dem) Institute, University of Gothenburg

Basis data riset akademik global berbasis double-blind expert coding dan model Bayesian, menilai kualitas musyawarah publik (meaningful participation), kebebasan akademik/pers, serta kapasitas peradilan mengawasi tindakan inkonstitusional eksekutif.

Rata-rata Era (2024–2026)0.30 / 0.00
2025: 0.3
Analisis Kesenjangan:V-Dem mengkategorikan Indonesia mengalami 'democratic backsliding' sejak 2019 dan pada 2025 mencatat skor LDI terendah sedekade, berbanding terbalik dengan laporan kepuasan publik seremonial yang sering dirilis institusi resmi.
Double-Blind Expert CodedSumber ↗
Sebagian terverifikasi

Corruption Perceptions Index (CPI)

Transparency International

Komposit 13 survei independen bisnis dan penilaian pakar internasional untuk mengukur tingkat korupsi di sektor publik, peradilan, dan penegakan hukum.

Rata-rata Era (2024–2026)35.5 / 0
2024: 372025: 34
Analisis Kesenjangan:CPI turun dari 40 (2019) ke 34 (2022-2023), sempat naik ke 37 (2024), lalu kembali ke 34 dengan peringkat terburuk sedekade (109 dari 182) pada 2025 - kontras dengan narasi keberhasilan survei kepatuhan internal birokrasi.
Hard Data (Bebas Survei ASN)Sumber ↗
Sebagian terverifikasi

Open Budget Index (OBI)

International Budget Partnership (IBP)

Audit independen terhadap publikasi 8 dokumen kunci APBN tepat waktu, kekuatan pengawasan legislatif (DPR) & auditor eksternal (BPK), serta ruang partisipasi publik warga.

Skor Terkini70.0 / 0
2021: 70?2023: 70
Analisis Kesenjangan:Meskipun transparansi publikasi dokumen formal APBN dinilai memadai (skor 70), pilar 'Partisipasi Publik Riil' (Public Participation) sangat rendah (skor 26/100), membuktikan bahwa proses alokasi anggaran belanja negara masih bersifat teknokratis elitis dan tertutup dari masyarakat rentan.
Hard Data (Bebas Survei ASN)Sumber ↗
Belum terverifikasi

OECD Public Integrity Indicators (PII)

Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD)

Menilai kepatuhan regulasi dan penegakan standar integritas publik: pencegahan konflik kepentingan, transparansi lobi dan penyusunan kebijakan, perlindungan pelapor (whistleblower), dan akuntabilitas audit eksternal.

Rata-rata Era (2024–2026)52.0 / 0
2024: 52?
Analisis Kesenjangan:Evaluasi OECD menyoroti ketiadaan regulasi wajib transparansi lobi korporasi (lobbying disclosure) dan kerentanan saksi/pelapor korupsi di tubuh aparat penegak hukum dari kriminalisasi balik.
Double-Blind Expert CodedSumber ↗
Sebagian terverifikasi

World Press Freedom Index

Reporters Without Borders (RSF)

Mengukur kebebasan jurnalisme dan keselamatan pers di 180 negara: konteks politik, kerangka hukum, konteks ekonomi, konteks sosiokultural, dan keselamatan fisik/digital wartawan.

Rata-rata Era (2024–2026)47.6 / 0
2024: 51.15?2025: 44.13?2026: #129
Analisis Kesenjangan:Anjloknya skor kebebasan pers RSF ke peringkat 128 dunia pada 2026 mencerminkan tingginya represi digital, kriminalisasi via UU ITE, dan pemusatan kepemilikan media pada konglomerasi politik, berbanding terbalik dengan klaim kebebasan berpendapat di forum-forum diplomatik resmi.

Peristiwa berbukti

  1. 2024-08-15produk-hukum
    Perpres No. 83/2024 tentang Badan Gizi Nasional untuk Program Makan Bergizi Gratis

    Presiden membentuk Badan Gizi Nasional melalui Perpres No. 83/2024 guna mengeksekusi program pemenuhan gizi nasional dan pencegahan stunting bagi puluhan juta anak sekolah dan ibu hamil, merealisasikan komitmen perlindungan kesejahteraan umum (Tujuan 2 UUD 1945).

  2. 2024-09kebijakan
    Indonesia memulai proses aksesi OECD

    September 2024, Indonesia resmi menyampaikan permohonan aksesi ke OECD - klub negara industri demokrasi pasar - beberapa bulan sebelum masuk BRICS. Dua arah sekaligus: berkembar ganda atau diversifikasi cerdas, tergantung siapa yang ditanya. Yang pasti, standar tata kelola, antikorupsi, dan data OECD kini menjadi alat ukur eksternal bagi reformasi di rumah.

  3. 2024-10pengangkatan
    Kabinet Merah Putih dilantik - terbesar sejak Orde Baru

    21 Oktober 2024, Prabowo melantik kabinet dengan puluhan menteri dan pejabat setingkat - total melebihi seratus jabatan, terbesar sejak Orde Baru, termasuk wamen usia 20-an dan koalisi hampir seluruh partai. Efisiensi birokrasi dipertanyakan ekonomi; presiden membela sebagai mesin kerja cepat. Ukuran sebenarnya akan diukur oleh kinerja, bukan jumlah kursi.

  4. 2024-10-20peristiwa
    Pengucapan Sumpah Jabatan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka

    Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Sidang Paripurna MPR RI, menegaskan komitmen swasembada pangan, kemandirian energi, pemberantasan korupsi, dan politik luar negeri bebas aktif.

  5. 2024-10-21kebijakan
    Pelantikan Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029

    Presiden Prabowo Subianto melantik jajaran menteri dan kepala badan Kabinet Merah Putih berdasarkan Keppres No. 133/P Tahun 2024 guna memperkuat fokus penanganan kedaulatan pangan, hilirisasi industri, sains teknologi, dan perlindungan sosial.

  6. 2024-11-12pengadilan
    Persidangan Megakorupsi Tata Niaga Timah IUP PT Timah Tbk dengan Kerugian Negara dan Kerusakan Lingkungan Rp300 Triliun

    Pengadilan Tipikor menggelar persidangan kasus korupsi tata niaga komoditas timah periode 2015-2022 yang merugikan keuangan negara dan pemulihan lingkungan hingga Rp300 triliun (audit BPKP/ahli lingkungan IPB), mengungkap kolusi perizinan tambang ilegal, pencucian uang korporasi cangkang, dan keterlibatan oknum regulator lintas sektor.

  7. 2024-12-05kebijakan
    Kontroversi Penempatan Perwira Aktif TNI/Polri di Jabatan Sipil ASN dan Draf Revisi UU TNI/Polri

    Koalisi masyarakat sipil untuk reformasi sektor keamanan melayangkan kritik keras atas maraknya penempatan perwira aktif TNI dan Polri dalam jabatan struktural kementerian/lembaga sipil dan BUMN serta usulan revisi UU TNI dan UU Polri yang dinilai mengembalikan watak Dwifungsi ABRI dan mengikis prinsip supremasi sipil amanat Reformasi 1998 (TAP MPR No. VII/2000 dan Pasal 47 UU No. 34/2004).

  8. 2025-01kebijakan
    Program Makan Bergizi Gratis dimulai

    6 Januari 2025, program andalan Prabowo beroperasi: makan bergizi gratis untuk pelajar, santri, ibu hamil, dan balita melalui Badan Gizi Nasional. Target akhir 80 juta penerima dengan anggaran yang bisa mencapai Rp400+ triliun per tahun - program sosial tunggal termahal dalam sejarah Indonesia. Capaian gizi awal nyata di dapur-dapur SPPG; tantangannya serius: kasus keracunan massal berulang, struktur biaya yang belum efisien, dan pertanyaan apakah APBN sanggup menanggungnya.

  9. 2025-01kebijakan
    Indonesia resmi anggota penuh BRICS

    6 Januari 2025, Brasil selaku ketua BRICS mengumumkan Indonesia sebagai anggota penuh - negara Asia Tenggara pertama di blok Global South yang dipimpin China-Rusia itu. Pilihan Prabowo yang dieksekusi cepat setelah pencalonannya disetujui Johannesburg 2023. Bagi pendukungnya, langkah strategis diversifikasi aliansi; bagi kritikusnya, geseran dari bebas-aktif ke berkembar ganda - bergabung BRICS sambil berproses masuk OECD Barat. Arah kebijakan luar negeri pertama era ini yang benar-benar menguji doktrin.

  10. 2025-02produk-hukum
    UU Badan Pengelola Investasi Danantara

    24 Februari 2025 lahir Daya Anagata Nusantara: holding aset BUMN senilai sekitar Rp10.000 triliun - salah satu dana kedaulatan terbesar dunia - dijalankan di luar mekanisme BUMN biasa. Laporan keuangannya tidak wajib diaudit BPK; presiden dan menteri menduduki posisi penasihat. ICW dan ekonomi menyebutnya potensi "zona abu-abu akuntabilitas" terbesar dekade ini. Sejarah SOE Indonesia memberi alasan untuk waspada.

  11. 2025-02-10produk-hukum
    Pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara)

    Presiden membentuk BPI Danantara sebagai superholding sovereign wealth fund yang mengkonsolidasikan aset BUMN dan dana investasi strategis guna mendanai proyek industri hilirisasi, energi terbarukan, dan infrastruktur strategis nasional tanpa membebani APBN.

  12. 2025-04-14kebijakan
    Temuan Audit Investigatif dan Kerentanan Monopoli Pengadaan Bahan Pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Laporan audit investigatif dan kajian pengawasan independen mengidentifikasi titik rawan korupsi pengadaan pangan skala masif Program MBG, termasuk risiko penggelembungan harga (markup), penunjukan vendor titipan kroni daerah tanpa tender terbuka, serta insiden keracunan pangan pada sejumlah dapur uji coba yang menuntut transparansi total dan tata kelola anti-monopoli.

  13. 2025-08krisis
    Gelombang protes nasional Agustus 2025

    Kematian Affan Kurniawan - ojek daring yang dilindas kendaraan Brimob saat aksi 28 Agustus - menyulut kemarahan nasional terbesar era Prabowo. Aksi meluas dari tunjangan DPR ke isu pengangguran dan kesenjangan; gedung DPRD di beberapa daerah dibakar; Komnas HAM mencatat sepuluh korban jiwa dan ribuan luka dalam penindakan. Presiden membatalkan sejumlah fasilitas pejabat dan menahan beberapa polisi. Titik uji klasik: apakah reformasi polri akhirnya benar-benar dimulai.

  14. 2026-01kebijakan
    Indonesia bergabung ke Board of Peace Gaza pimpinan Trump

    22 Januari 2026 di Davos, Prabowo menandatangani Board of Peace Charter - badan baru ciptaan Trump untuk mengawasi administrasi, stabilisasi, dan rekonstruksi Gaza lewat mandat Resolusi DK PBB 2803 (2025). Keanggotaan diundang langsung oleh sang ketua; pada 11 Februari Netanyahu pun menandatanganinya, membuat negara pendudukan duduk satu meja dengan negara yang konstitusinya mewajibkan pembebasan Palestina. Pemerintah membaca langkah ini sebagai jalan mendorong solusi dua negara dari dalam; pakar hukum internasional membalas tajam - struktur pengawasan atas wilayah terjajara tanpa kedaulatan Palestina penuh "menyerupai kolonialisme", dan sejumlah kalangan mendesak Indonesia keluar sebagai pengkhianatan politik bebas-aktif. Pertemuan perdana BoP digelar 19 Februari di Washington dengan Prabowo hadir.