Portal Peer Review
Pancasila Index mengadopsi model tinjauan sejawat terbuka layaknya jurnal ilmiah. Peneliti, akademisi, dan pakar hukum tatanegara dapat mengusulkan bukti primer baru, mengkritisi skor, atau melaporkan koreksi fakta — langsung melalui antarmuka ini, tanpa perlu pengetahuan teknis Git/GitHub.
Kenetralan & Keadilan
Setiap kontributor wajib mendeklarasikan bahwa tidak ada konflik kepentingan personal, politik, atau finansial terhadap lembaga/peristiwa yang dinilai.
Transparansi Afiliasi
Nama institusi dan jabatan akademis/profesional kontributor dipublikasikan secara terbuka bersama setiap usulan yang diterima.
Keterbukaan Funding
Sumber pendanaan riset yang berkaitan wajib diungkapkan. Usulan dari pihak yang memiliki hubungan finansial langsung dengan organ yang dinilai akan ditandai secara khusus.
Alur Tinjauan Sejawat
Proses usulan mengikuti standar jurnal ilmiah — transparan, terstruktur, dan berdasarkan bukti.
- 1Submisi Usulan
Kontributor mengisi formulir web: pilih organ & periode, lampirkan bukti primer (URL resmi JDIH/MK/MA/BPS), tulis argumentasi normatif, dan tanda tangani Pakta Integritas.
- 2Verifikasi Awal (Otomatis)
Sistem memvalidasi: URL sumber primer dapat diakses, format data sesuai rubrik, dan deklarasi transparansi terisi lengkap.
- 3Under Review — Dewan Editorial
Usulan yang lolos verifikasi awal masuk ke antrean Dewan Editorial (≥2 pengulas independen). Status usulan dapat dipantau secara real-time.
- 4Diterima / Ditolak
Putusan Dewan Editorial disertai alasan yang tercatat publik. Usulan yang diterima diintegrasikan ke dataset kanonik. Usulan yang ditolak beserta alasannya tetap dapat diakses untuk transparansi.
Ajukan Usulan Baru
Usulkan bukti primer, perbaiki data peristiwa, atau ajukan revisi skor.
Draf Usulan Saya
Lanjutkan draf bukti dan argumentasi yang tersimpan otomatis di peramban.
Tinjauan Terjemahan
Koreksi dan validasi terjemahan substantif dalam 5 bahasa (EN, Jawa, Sunda, Minang).
Direktori Pengulas
Lihat daftar terbuka seluruh peneliti beserta afiliasi dan deklarasi transparansi.