KY Periode III (2015–2020) — Penegakan Kode Etik & MKH
2015–2020 · reformasiAidul Fitriciada Azhari (Ketua Komisi Yudisial RI (2016–2018)) · Jaja Ahmad Jayus (Ketua Komisi Yudisial RI (2018–2020)) · Sukma Violetta (Wakil Ketua Komisi Yudisial RI (2016–2018)) · Maradaman Harahap (Wakil Ketua Komisi Yudisial RI (2018–2020))
1 penilaian · status: draf belum dikurasi
Penilaian periode ini baru menyentuh tujuan bernegara dan norma struktural.
Skor per grup
Rincian dimensi & bukti
75Indonesia adalah negara hukum (Pasal 1 ayat 3)keyakinan 70%
Apakah kekuasaan dijalankan berdasarkan hukum, setiap orang sama di depan hukum, dan penegakan hukumnya non-selektif?
Melaksanakan sidang Majelis Kehormatan Hakim (MKH) secara konsisten dan menindak tegas hakim-hakim penerima suap dan pelanggar asusila.
50Saling pengawasan antarlembaga (checks and balances)keyakinan 60%
Apakah relasi eksekutif-legislatif-yudikatif berlangsung sehat: saling mengawasi, menghormati putusan, dan transparan?
Sebagian rekomendasi sanksi KY atas hakim bermasalah belum seluruhnya dieksekusi oleh Mahkamah Agung karena disparitas tafsir teknis yudisial vs etik.
Indikator Integritas & Tata Kelola Independen (2015–2020)
Tolok ukur independen pihak ketiga berbasis data keras (hard data) dan riset akademik internasional. Dirancang untuk menguji validitas fakta di lapangan tanpa bergantung pada survei kepatuhan internal birokrasi yang rentan bias seremonial (“Asal Bapak Senang”).
Bandingkan skor independen ini dengan fakta hukum di peristiwa era ini.
Angka bertanda garis putus-putus belum bisa dilacak ke penerbitnya. Jangan dikutip sebagai fakta.
Index of Public Integrity (IPI)
European Research Centre for Anti-Corruption and State-Building (ERCAS)
Mengukur kapasitas objektif masyarakat dalam mengontrol korupsi berbasis data keras: Independensi Peradilan (Judicial Independence), Beban Administrasi (Administrative Burden), Keterbukaan Perdagangan, Transparansi Anggaran, Layanan Publik Digital (E-Services), dan Kebebasan Pers.
WJP Rule of Law Index
World Justice Project (WJP)
Mengukur 8 faktor supremasi hukum dari survei independen masyarakat umum dan praktisi hukum: Pembatasan Kekuasaan Pemerintah, Ketiadaan Korupsi, Keterbukaan Pemerintah, Hak-Hak Dasar, Ketertiban & Keamanan, Penegakan Regulasi, Keadilan Perdata, dan Keadilan Pidana.
V-Dem Liberal Democracy Index (LDI)
Varieties of Democracy (V-Dem) Institute, University of Gothenburg
Basis data riset akademik global berbasis double-blind expert coding dan model Bayesian, menilai kualitas musyawarah publik (meaningful participation), kebebasan akademik/pers, serta kapasitas peradilan mengawasi tindakan inkonstitusional eksekutif.
Corruption Perceptions Index (CPI)
Transparency International
Komposit 13 survei independen bisnis dan penilaian pakar internasional untuk mengukur tingkat korupsi di sektor publik, peradilan, dan penegakan hukum.
Open Budget Index (OBI)
International Budget Partnership (IBP)
Audit independen terhadap publikasi 8 dokumen kunci APBN tepat waktu, kekuatan pengawasan legislatif (DPR) & auditor eksternal (BPK), serta ruang partisipasi publik warga.
OECD Public Integrity Indicators (PII)
Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD)
Menilai kepatuhan regulasi dan penegakan standar integritas publik: pencegahan konflik kepentingan, transparansi lobi dan penyusunan kebijakan, perlindungan pelapor (whistleblower), dan akuntabilitas audit eksternal.
World Press Freedom Index
Reporters Without Borders (RSF)
Mengukur kebebasan jurnalisme dan keselamatan pers di 180 negara: konteks politik, kerangka hukum, konteks ekonomi, konteks sosiokultural, dan keselamatan fisik/digital wartawan.
Peristiwa berbukti
- 2019-07-10kebijakanPenegakan Integritas Melalui Sidang Majelis Kehormatan Hakim (MKH) Bersama
Komisi Yudisial bersama Mahkamah Agung konsisten menyelenggarakan sidang MKH majelis gabungan untuk memeriksa dan menjatuhkan sanksi etik berat hingga pemecatan bagi hakim-hakim yang terbukti menerima suap atau melanggar asusila.